Pages

Manabu Private. Diberdayakan oleh Blogger.

Soal Cermin Lengkung

Senin, 08 April 2013


1.    Sebuah benda diletakan di depan cermin cekung pada jarak 6 cm. Jarak bayangan ke cermin 3 cm. Hitunglah jarak fokus cermin tersebut?

2.    Sebuah paku berada di depan cermin cekung pada jarak 12 cm. Jarak bayangan ke cermin 6 cm. Tentukanlah jari-jari kelengkungan cermin cekung?

3.    Ani meletakkan pensil di depan cermin cekung, jarak bayangannya 15 cm. Cermin tersebut memiliki jarak fokus 5 cm. Hitunglah jarak pensil dari cermin?

4.     Budi meletakkan paku yang tingginya 4 cm di depan cermin cekung. Tinggi bayangan paku 12 cm. Maka perbesaran bayanganya yaitu....

5.    Sebuah paku berada di depan cermin cekung pada jarak 8 cm. Jarak fokus cermin adalah 4 cm.

a.    Tentukanlah jarak bayangan yang terbentuk

b.   Tentukan perbesaran bayangannya

c.   Jika tinggi paku adalah 3 cm, berapakah tinggi bayangannya?

6.    Sebuah lilin berdiri tegak di depan sebuah cermin cembung pada jarak 3 cm. Tinggi lilin dan jarak fokus cermin adalah 10 cm. Tentukan :

a.    Letak bayangan

b.   Perbesaran bayangan

c.   Tinggi bayangan lilin pada cermin

 


Soal Gerak


1.      Buatlah garfik laju terhadap waktu dari data dibawah ini!

Laju (m/s)
Waktu (s)
4
1
4
2
4
3
4
4
4
5

 

2.      Buatlah grafik jarak terhadap waktu dari data dibawah ini!

Jarak (m)
Waktu (s)
4
2
8
4
12
6
16
8
20
10

 

3.      Konversikan satuan kelajuan berikut!

a.       80 km/jam = …………….m/s

b.      40 m/s = …………………km/jam

c.       45 km/jam = ……………..m/s

d.      5 m/s = …………………km/jam

 

4.      Sebuah mobil melaju ke arah utara sejauh 8 km dalam waktu 15 menit. Berapakah kelajuan dan kecepatannya(dalam km/jam)?

5.      Sebuah bus melaju di jalan tol yang lurus. Selama 30 menit pertama bus itu menempuh jarak 45km. 15 menit berikutnya bus menempuh jarak 15km. 15 menit berikutnya bus menempuh jarak 20km. Tentukanlah kelajuan rata-rata bus tersebut(dalam km/jam)!

6.      Anwar melempar bola kearah timur. Bola tersebut menempuh jarak 10m selama 25 sekon. Berapakah kelajuan dan kecepatan bola (dalam m/s)?

7.      Budi mengendarai mobilnya ke arah barat selama 4jam dan menempuh 20.000 m. Berapakah kelajuan dan kecepatannya?(dalam km/jam)

Konstruktivisme



Konstruktivisme

Karakteristik Teori

Belajar adalah  perubahan proses meng-konstruksi pengetahuan berdasarkan pengalaman nyata yang dialami para peserta didik sebagai hasil interaksinya dengan lingkungan sekitarnya.

Pengetahuan yang mereka peroleh itu adalah hasil  interpretasi pengalaman tersebut yang disusun dalam pikiran/ otak-nya. Jadi peserta didik belajar bukan  berasal dari apa yang diberikan oleh guru, melainkan merupakan hasil usahanya sendiri berdasarkan hubungannya dengan dunia sekitar.

Langkah Penerapan Dalam pembelajaran

1.      Tetapkan topik yang akan dibahas

2.      Temukan idea, opini dan perhatian siswa melalui interviu, pertanyaan interaktif, survey, mapping konsep pertanyaan siswa, dan brainstorming;

3.      Respon terhadap dan interkasi dengan pikiran siswa, melalui: pembentukan jembatan (bridges) dan lengkapi tahapan (scaffolding) bagi siswa untuk mengkonstruksi ide baru, penghilangan (unpacking) suatu masalah konseptual, terangkan suatu model perbedaan atau analogi, bangun (constructing) dan evaluasi suatu konsepsi alternatif;

4.      Stimulasi/tarik  fikiran siswa dengan mendorong creativitas melalui aktivitas seperti: meletakan tangan di atas meja untuk menarik perhatian, dorong siswa untuk belajar mengambil resiko, dorong kemampun metakognitif siswa, dan gunakan strategi belajar kooperatif;

5.      Lakukan refleksi – evaluasi diri

6.      Taksir (assessing) kemajuan belajar siswa melalui: perubahan dalam ide siswa, transfer dan keterkaitan ide, belajar melalui belajar keterampilan, pengulangan (retention) ide baru, dan   peningkatan (improved) hasil test.

7.      Atur diskusi kelompok kecil.

8.      Berikan kebebasan kepada setiap kelompok untuk membahas/ mengkaji  sub topik yang ada dalam topik permasalahan utama,

9.      Beri kesempatan pada peserta didik untuk memaparkan hasil belajarnya kepada teman yang lain, untuk melatih keterampilan dalam berfikir dan berbicara secara kritis tentang hasil belajarnya.
Lakukan evaluasi terhadap hasil proses belajar peserta didik.

Behavioristik



Behavioristik

Belajar adalah perubahan tingkahlaku. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu bila ia mampu menunjukkan perubahan tingkahlaku. Pada teori ini yang terpenting adalah masukkan yang berupa stimulus dan keluaran  yang berupa respons.

Karakteristik Teori

Adapun apa yang telah terjadi diantara stimulus dan respons itu dianggap tak penting diperhatikan sebab tidak bisa diamati. Yang bisa diamati hanyalah stimulus dan respons.

Langkah Penerapan Dalam pembelajaran

1.      Menentukan tujuan-tujuan Instruksional

2.      Menganalisis lingkungan kelas yang ada saat ini termasuk mengidentifikasikan "entry behavior" peserta didik (pengetahuan awal peserta didik)

3.      Menentukan materi pelajaran (pokok bahasan)

4.      Memecah materi pelajaran menjadi bagian-bagian kecil (sub pokok bahasan, sub topik)

5.      Menyajikan materi pelajaran

6.      Memberikan stimulus yang mungkin berupa : pertanyaan (lisan/tertulis) tes, latihan dan tugas-tugas

7.      Mengamati dan mengkaji respon yang diberikan

8.      Memberikan penguatan / reinforcment positip atau negatif

9.      Memeberikan stimulus baru

10.  Mengamati dan mengkaji respon yang diberikan
Memberikan penguatan


 

Most Reading

Sidebar One