Pages

Manabu Private. Diberdayakan oleh Blogger.

Konstruktivisme

Senin, 08 April 2013



Konstruktivisme

Karakteristik Teori

Belajar adalah  perubahan proses meng-konstruksi pengetahuan berdasarkan pengalaman nyata yang dialami para peserta didik sebagai hasil interaksinya dengan lingkungan sekitarnya.

Pengetahuan yang mereka peroleh itu adalah hasil  interpretasi pengalaman tersebut yang disusun dalam pikiran/ otak-nya. Jadi peserta didik belajar bukan  berasal dari apa yang diberikan oleh guru, melainkan merupakan hasil usahanya sendiri berdasarkan hubungannya dengan dunia sekitar.

Langkah Penerapan Dalam pembelajaran

1.      Tetapkan topik yang akan dibahas

2.      Temukan idea, opini dan perhatian siswa melalui interviu, pertanyaan interaktif, survey, mapping konsep pertanyaan siswa, dan brainstorming;

3.      Respon terhadap dan interkasi dengan pikiran siswa, melalui: pembentukan jembatan (bridges) dan lengkapi tahapan (scaffolding) bagi siswa untuk mengkonstruksi ide baru, penghilangan (unpacking) suatu masalah konseptual, terangkan suatu model perbedaan atau analogi, bangun (constructing) dan evaluasi suatu konsepsi alternatif;

4.      Stimulasi/tarik  fikiran siswa dengan mendorong creativitas melalui aktivitas seperti: meletakan tangan di atas meja untuk menarik perhatian, dorong siswa untuk belajar mengambil resiko, dorong kemampun metakognitif siswa, dan gunakan strategi belajar kooperatif;

5.      Lakukan refleksi – evaluasi diri

6.      Taksir (assessing) kemajuan belajar siswa melalui: perubahan dalam ide siswa, transfer dan keterkaitan ide, belajar melalui belajar keterampilan, pengulangan (retention) ide baru, dan   peningkatan (improved) hasil test.

7.      Atur diskusi kelompok kecil.

8.      Berikan kebebasan kepada setiap kelompok untuk membahas/ mengkaji  sub topik yang ada dalam topik permasalahan utama,

9.      Beri kesempatan pada peserta didik untuk memaparkan hasil belajarnya kepada teman yang lain, untuk melatih keterampilan dalam berfikir dan berbicara secara kritis tentang hasil belajarnya.
Lakukan evaluasi terhadap hasil proses belajar peserta didik.

Behavioristik



Behavioristik

Belajar adalah perubahan tingkahlaku. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu bila ia mampu menunjukkan perubahan tingkahlaku. Pada teori ini yang terpenting adalah masukkan yang berupa stimulus dan keluaran  yang berupa respons.

Karakteristik Teori

Adapun apa yang telah terjadi diantara stimulus dan respons itu dianggap tak penting diperhatikan sebab tidak bisa diamati. Yang bisa diamati hanyalah stimulus dan respons.

Langkah Penerapan Dalam pembelajaran

1.      Menentukan tujuan-tujuan Instruksional

2.      Menganalisis lingkungan kelas yang ada saat ini termasuk mengidentifikasikan "entry behavior" peserta didik (pengetahuan awal peserta didik)

3.      Menentukan materi pelajaran (pokok bahasan)

4.      Memecah materi pelajaran menjadi bagian-bagian kecil (sub pokok bahasan, sub topik)

5.      Menyajikan materi pelajaran

6.      Memberikan stimulus yang mungkin berupa : pertanyaan (lisan/tertulis) tes, latihan dan tugas-tugas

7.      Mengamati dan mengkaji respon yang diberikan

8.      Memberikan penguatan / reinforcment positip atau negatif

9.      Memeberikan stimulus baru

10.  Mengamati dan mengkaji respon yang diberikan
Memberikan penguatan


Soal ASAS BLACK

Selasa, 12 Februari 2013

Berikut ini adalah beberapa contoh soal Asas Black untuk SMP kelas VII


1. Air dingin bersuhu 20°C dengan massa 2000 gram dicampur dengan air panas bersuhu 90°C menghasilkan suhu akhir campuran 620C. Berapakah massa air panas (kalor jenis air 4.200 JKg-1 0C-1)?
 
2. Andi mempunyai air panas bersuhu 1000C sebanyak 4 Kg. Berapa banyak air dingin bersuhu 200C yang dibutuhkan untuk memperoleh air hangat bersuhu 520C jika kalor jenis air 4.200 JKg-1 0C-1?


3. Ani mencampurkan 2 kg air dingin bersuhu 300C dengan air panas sebanyak 2 kg bersuhu 600C. Jika kalor jenis air 4.200 JKg-1 0C-1, berapakah suhu akhir campuran?
 

 
4. Dalam wadah yang besar terdapat 10 Kg air panas bersuhu 900C. Tita menambahkan air dingin yang bersuhu 100C sebanyak 30 Kg. Jika kalor jenis air 4.200 JKg-1 0C-1, berapakah suhu akhir campuran tersebut?



5. Ke dalam bak mandi dicampurkan 150 kg air panas bersuhu 900C dengan air dingin bersuhu 100C sehingga menjadi air hangat bersuhu 400. Hitung massa air dingin yang dicampurkan!

 
6. Kuningan bermassa 0,1 kg bersuhu 900C dimasukkan ke dalam bejana yang berisi 0,5 kg air yang suhunya 100C. Andaikan tidak ada energy kalor yang hilang, berapakah suhu akhir kuningan dan air? Kalor jenis kuningan 380 JKg-1 0C-1 dan kalor jenis air 4.200 JKg-1 0C-1.
 

 
7. Air sebanyak 250 gram bersuhu 100C dicampurkan dengan air sebanayk 200 gram bersuhu 1000C. Berapakah suhu akhir campuran?


Buat yang butuh jawabannya...bisa lihat di Jawaban Soal Asas-Black

Multimedia Pembelajaran : PowerPoint

 
Belajar dengan menggunakan media pembelajaran akan menjadikan belajar lebih menyenangkan dan terarah. Banyak sekali media pembelajaran yang dapat digunakan seperti misalnya animasi, power point, film, ataupun media secaa nyata seperti alat peraga.

Untuk mempermudah tersampaikannya suatu pembelajaran, para guru biasanya membuat media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang sekarang ini sedang dikembangkan adalah media pembelajaran berbasis komputer.
 
Media berbasis komputer ini merupakan salah satu media pembelajaran yang sanggup memenuhi kebutuhan siswa dalam menerima materi secara visual ataupun audio. Adapun beberapa contoh media pembelajaran berbasis komputer dalam bentuk Power Point bisa di download di bawah ini:

PPt Alat Optik

PPt Cermin lengkung

PPt Bunyi

PPt Gelombang

PPt Lensa




 

Most Reading

Sidebar One